Dianmas Mahasiswa STIK/PTIK Angkatan 73 di Minut Resmi di Tutup


Kapolres AKBP Alfaris Pattiwael SIK MH saat memberikan sambutan di acara penutupan DIANMAS Mahasiswa STIK/PTIK Angkatan 73

 

 

MINUT – Pelaksanaan KegiatanPengabdian Masyarakat (Dianmas) Mahasiswa STIK-PTIK Angkatan 73 WAP di Kabupaten Minahasa Utara secara resmi di tutup dalam acara penutupan yang di selenggarakan di kantor Bapelitbang Minut, Jumat (09/02/18).

 

Bupati Minahasa Utara Vonnie Anneke Panambunan dalam sambutannya yang diwakili oleh Martino Dengah SH mengucapkan selamat kepada para mahasiswa STIK-PTIK angkatan 73 atas selesainya pelaksanaan kegiatan Pengabdian Masyarakat.

 

“Semoga ilmu dan pengalaman yang telah ditimba ini menjadi bekal berharga dalam usaha kita mencerdaskan diri dan masyarakat,” ujar Martino Dengah SH mengutip sambutan Bupati Vonnie Anneke Pananbunan.

 

Foto bersama usai penutupan kegiatan pengabdian masyarakat

 

 

Ditempat yang sama Kapolres Minahasa Utara AKBP Alfaris Pattiwael SIK MH mengatakan, pelaksanaan kegiatan Pengabdian Masyarakat mahasiswa STIK-PTIK bertema khusus tentang bagaimana mengatasi masalah kemacetan lalu lintas di jalur masuk Interchange Manado Bitung.

 

Dijelaskan Kapolres, ruas jalan Maumbi-Airmadidi  yang ada di Minut terjadi penyempitan ruas jalur karena volume kendaraan yang tidak sebanding dengan kapasitas jalan. Namun demikian sudah teratasi dengan dibuatnya jalan tembus SBY jalan Manado Bitung.

 

“Namun demikian permasalahan lalu lintas akan mengikuti perkembangan peradaban. Semakin tinggi tingkat peradaban manusia, tingkat permasalahan juga akan semakin bervariasi,” jelas Pattiwael.

 

Diketahui, Presiden RI Joko Widodo sudah menyampaikan bahwa kebijakan percepatan pembangunan di Indonesia Timur salah satunya pembuatan jalan tol di Manado yang menghubungkan Manado-Bitung. Dua kota sebagai sentral perekonomian, Minahasa Utara terletak diantara dua kota tersebut dan sangat strategis.

 

Kapolres memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada para mahasiswa STIK-PTIK yang telah selesai melaksanakan Pengabdian Masyarakat di Minahasa Utara.

 

Kiranya bisa bertambah wawasan sesuai dengan ilmu akademis yand didapat dari kampus ditambah lagi dengan pengalaman selama mengikuti Pengabdian Masyarakat ini dalam rangka mengemban tugas bagi masyarakat.

 

Lanjutnya, kepolisian sebagai objek pelaksanaan Pengabdian Masyarakat (Dianmas) mahasiswa STIK-PTIK memberi masukan kepada pemerintah daerah agar masukan yang ada sebagai acuan kita dalam bertindak kedepan seiring perkembangan dinamika suatu daerah.

 

“Semakin bervariasi, permasalahan kemacetan lalulintas juga menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, Minahasa Utara semakin maju sesuai dengan peradaban, ketertiban sosial, memberikan layanan kepada masyarakat, memperbaiki Minahasa Utara secara Konfrehensif dan secara Objektif, tanggung jawab dari berbagai elemen sesuai program presiden RI Nawa Cita,” ujarnya.

 

Sementara itu mahasiswa STIK-PTIK mengungkapkan rasa senang dan terima kasihnya telah selesai melaksanakan Pengabdian Masyarakat di Kabupaten Minahasa Utara, di Polres Minahasa Utara, yang dikepalai AKBP Alfaris Pattiwael SIK MH.

 

“Bangga dapat kenal beliau, sebagai pribadi yang cerdas, banyak wawasan dan inovasi yang punya program yang sangat bermanfaat bagi kami mahasiswa,” ujar para mahasiswa.

 

Para mahasiwa STIK-PTIK tersebut akan kembali ke sekolah, ujian skripsi sampai ditempatkan pada bulan Maret sesuai dengan harapan. Dimanapun kita bertugas akan memberikan yang terbaik untuk kemajuan kesatuan, untuk nusa, bangsa dan negara tercinta

 

reinold