Pelaku Kabur ke Hutan, Polsek Kema Amankan 6 Ekor Ayam Aduan di Desa Waleo


Airmadidi, Humas Polres Minut – Aksi judi sabung ayam masih saja terjadi di wilayah Kema, Minahasa Utara. Para pelaku disinyalir sering berpindah-pindah tempat untuk menghindari sergapan petugas kepolisian.

Pada Minggu (05/08/2018), Polsek Kema mendapat informasi dari warga bahwa di Desa Waleo sedang berlangsung judi sabung ayam yang dilakukan oleh beberapa orang.

Tim Cakalang Polsek Kema dipimpin Bripka Sampingan Hadirin bersama empat personel, bergegas mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara). Sayangnya, diduga para pelaku telah mengetahui kedatangan petugas kemudian langsung melarikan diri ke dalam hutan.

Petugas sempat melakukan pengejaran, namun para pelaku secepat kilat menghilang di dalam kawasan hutan, tak jauh dari TKP. Petugas hanya mengamankan 6 ekor ayam aduan, 4 dalam keadaan mati dan 2 terluka akibat terkena pisau taji.

Sementara itu seorang warga Desa Waleo yang tak mau disebutkan namanya menuturkan, tidak mengenal para pelaku. Dirinya mengapresiasi upaya petugas, kendati belum berhasil menangkap para pelaku.

Bripka Sampingan lalu mengajak warga setempat untuk bersama-sama memberantas judi sabung ayam. “Jika melihat ada judi sabung ayam, segera laporkan. Pasti kami tindak lanjuti,” ujarnya.

Terpisah, Kapolsek Kema, Iptu Munasir menegaskan, meskipun belum berhasil mengamankan pelaku, upaya pemberantasan judi sabung ayam akan terus dilakukan. “Kami mengimbau warga agar tidak berjudi dalam bentuk apapun. Karena hal ini melanggar pasal 303 KUHP, ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara,” tandasnya.